Posts Tagged ‘korban’

Lansia Mencopet – Kaum Muda Merampok

Tuesday, March 24th, 2009

Postingan ini pernah saya publish juga di blog saya yang lama. Kebetulan hikmahnya juga sama dengan apa yang saya alami akhir-akhir ini, dan bisa jadi remaja-remaja yang lain juga. Yup! Budaya instan (di kalangan muda dan remaja khususnya). Pengen menggapai impian namun kerja keras sedikit.

:-??

Lalu, apa hubungannya dengan judul postingan ini, Hel?

(more…)

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

budaya instan di kalangan remaja, pengertian budaya instan, dampak budaya Instan, psikologi kaum muda, budaya instan remaja, budaya instan, mencopet di kalangan remaja, dampak budaya instan di kalangan remaja, budaya lansia, budaya mencopet

Pengendalian Diri oleh Remaja

Wednesday, February 4th, 2009

Ketua DPRD Sumut Tewas dalam Demo Anarkis, Diduga Karena Dikeroyok oleh Pendemo.

Itu-itu saja yang saya dengar, baca, dan tonton dari kemarin, Selasa (03/02/2009). Ada yang menduga bahwa Beliau meninggal karena dikeroyok, sementara pihak rumah sakit yakni Rumah Sakit Gleni Hospital Medan menyatakan tidak ada indikasi kekerasan fisik yang menyebabkan kematian. Malah, mereka menyatakan bahwa korban meninggal akibat serangan jantung. Oya, aparat keamanan juga disalahkan dalam peristiwa ini.

Entahlah, mana yang benar dan tidak. Yang pasti, satu hal yang saya dapat adalah sebegitu cepatnyakan seseorang bisa bertindak dengan tenaga dalam dada dan kepala panas? Bukan disalahkan dia menyuarakan aspirasinya (baca: unjuk rasa), namun apakah dia sanggup untuk tetap menghormati Hak Asasi Manusia yang dimiliki oleh orang lain demikian dengan dirinya yang juga dihormati HAM-nya untuk berpendapat.

Lalu, apa hubungannya dengan remaja, Helda?

(more…)

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

pengendalian kenakalan remaja, pengendalian tawuran, upaya pengendalian kenakalan remaja, gambar demo secara anarkis, pengendalian terhadap kenakalan remaja, pengendalian emosi remaja, demo anarkis, kecerdasan emosi dan pengendalian diri, GAMBAR PENGENDALIAN DIRI, para psikolog tentang tawuran antar sekolah

Switch to our mobile site