Posts Tagged ‘hati nurani’

Pacaran Diam-Diam

Tuesday, August 23rd, 2011

Especially-nya para remaja nih, Helda yakin pasti banyak yang pernah melakukan hal yang satuh ini – pacaran diam-diam. Dengan alasan bahwa umur anak remaja tersebut belum mencukupi, ortu ngelarang buat pacaran. Akhirnya? Ya, pacaran diam-diam.
(more…)

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

pacaran, Pacaran diam-diam, pacaran diam diam, saran untuk para remaja, pacaran berbahaya, kata kata buat orang yang kita cintai diam diam, pacaran diem diem, Pacaran diam, pernikahan dan kehamilan usia muda, krirerian orang zaman skarang berpacaran

Bayi-bayi yang Lahir di Luar Nikah

Friday, June 11th, 2010

Helda ngebaca sinopis satu film Korea yang bener-bener mengena banget di hati Helda. Mungkin juga ngga asinglah buatmu. Atau ada salah satu pembaca blog remaja yang pernah mengalaminya.

Judulnya filmnya: I Came from Busan. Bulan Juli 2010 rilis di Korea. Ceritanya tentang gadis remaja yang hamil di luar nikah. Akhirnya dia memberikan anak yang dilahirkannya itu ke panti asuhan berharap anaknya bakal diadopsi oleh orang lain. Hingga suatu ketika, si gadis remaja menyesal dan merindukan anaknya kembali padanya. Dia kembali ke panti asuhan, meminta anaknya kembali. Tapi, panti asuhan bilang, anak tersebut lebih baik bersama dengan keluarganya yang baru di Prancis. Setelah si gadis remaja mendapatkan alamat keluarga baru anaknya tersebut, dia memutuskan untuk  ke sana mencari anaknya.

(more…)

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

Hamil diluar nikah, hamil di luar nikah, nikah, hamil, anak remaja hamil, hamil luar nikah, remaja hamil diluar nikah, gadis hamil, remaja hamil di luar nikah, tante hamil

Mengapa Remaja Enggan Cerita Pada Orang Tua?

Tuesday, May 19th, 2009

Kalau kita punya kesalahan dan orang tua kita tidak tahu-menahu, apa yang bakal kamu dan saya lakukan? Sulit pasti untuk memberitahukannya. Jika mereka tahu pasti mereka bakal marah besar, namun sebaliknya hati nurani kita pasti terganggu (jika hatimu merasa baik-baik saja, kamu patut memeriksanya!). Dalam situasi ini, saya lebih menyarankan untuk memberitahukan kesalahan yang dilakukan itu pada orang tua dahulu [jika tidak punya orang tua lagi, silahkan beri tahu pada orang yang peduli].

Awalnya, mereka mungkin akan sangat kecewa dan mungkin diikuti dengan kemarahan. Akan tetapi, yakinlah mereka tidak akan selamanya seperti itu! Kebanyakan pada akhirnya akan mencari solusi yang baik dan menerima saya dan kamu lagi.* Kejujuran pasti sangat bernilai di mata mereka!

Paparan dalam dua paragraf tadi, mungkin sangat berterima. Namun, bagaimana dengan cerita ini:

(more…)

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

komunikasi pada remaja, cerita anak remaja, cerita remaja, komunikasi remaja, komunikasi dengan orang tua, cerita orang tua, curhat anak remaja, komunikasi dengan remaja, cerita tentang orang tua, remaja dan orang tua

Switch to our mobile site