Archive for the ‘Psikologi Remaja’ Category
Stop, Curhat & Pengen Didengerin Mulu!
Beberapa waktu lalu, seseorang bilang ke Helda, kira-kira gini nih kata-katanya:
Chino Moreno: /me ngga tanya-tanya lagi tentang Helda + ***** ya. Ngga apa-apa yo?
Waktu Helda baca itu, sedih banget rasanya. Serasa ngga ada lagi yang peduli sama Helda.
![]()
Tags: bagus, banget, bilang, chino moreno, curhat remaja, dewasa, gini, gitu, helda, kalo, kata, katanya, kira kira, lalu, mandiri, nanya, remaja, remaja curhat, remaja didengarkan, sedih, serasa, sih, sisi
Bunuh Diri: Pembunuh Senyap Para Remaja
Di artikel blog remaja beberapa hari yang lalu, Helda sempat menyinggung tentang sketsa wajah pelaku bom bunuh diri di Marriot. Nah, ternyata dugaannya ialah salah satu pelaku masih remaja!
Wedew… Senekad itu yah. Yang jadi pertanyaannya adalah apa penyebab atau faktor remaja tersebut mau melakukan tindakan bom bunuh diri? Tidak saja remaja pelaku bom Marriot itu, tetapi juga remaja-remaja lainnya.
![]()
Tags: anak bunuh diri, binatang peliharaan, bom bunuh diri, bunuh diri, bunuh diri indonesia, depresi, helda, kasus bunuh diri, Kenakalan Remaja, kepribadian, kronis, marriot, masalah remaja, narkotika, ntah, persen, poin, putus asa, remaja bunuh diri, sampe, satu pelaku, sinar, sketsa wajah, suicide, tolong, yah
Pelaku Terorisme Mulai Lirik Remaja!
Beugh.. Serem gitu ya judul post Blog Remaja hari ini. Kalo kamu udah nonton tivi atau baca berita di koran, atau denger di radio, pasti udah tau soal pemberitaan sketsa wajah pelaku bom di kawasan Mega Kuningan. Dan, diduga salah satu pelakunya masih berusia remaja, yakni 16-17 tahun.
![]()
Tags: ada, banget, bisa, bom bunuh diri, bom marriot, bunuh diri, duhh, hotel ritz carlton, labil, malah, masalah remaja, masih, mau, mulai, pasti, pelaku bom, Pelaku Bom Marriot, remaja, salah, sampe, satu pelaku, sketsa wajah, Sketsa Wajah Pelaku Bom Marriot, teroris, terorisme
Remaja Punya Masalah, No Problem!
Adakah di antara kita yang sedang punya masalah? Kalau ada, berarti kita remaja normal. Hehe. Meskipun begitu, ada kalanya masalah yang kita hadapi bener-bener membuat kita stres! Contoh: kasus perceraian dalam keluarga, stres belajar, masalah telat ke sekolah karena ngga bisa mengatur waktu dan bahkan stres karena nge-jomblo!
![]()
Tapi satu yang pasti: kalo kamu pernah atau sedang stres - itu tandanya kamu memikirkan masalahmu, tidak ingin mengabaikannya.
Tags: alami, bener, emas, helda, jomblo, jurang, kalo, kasus perceraian, Kenakalan Remaja, kenal, luar nikah, malah, masalah remaja, misal, narkoba, obat, perhatian, pesta, problem remaja, remaja, remaja bermasalah, Seks, stres, tandanya, tida, tidur, usia remaja
Kenakalan Remaja
Setelah kita kemarin cerita soal pelecehan seksual terhadap remaja, ngga ada salahnya kalo kita memundurkan pembicaraan - kenakalan remaja. Yang pasti yang satu ini worth it banget buat dibahas, gila aja makin hari makin marak perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja!
Ada tawuran, ngelakuin seks bebas, narkotika, alkohol dan sebagainya. Oke, Helda udah nyebutin frasa kenakalan remaja satu kali, sebenarnya apa sih kenakalan remaja itu? Apa cuma nakal-nakal, sedikit nakal atau kenakalan (baca: terlalu nakal)?
Kata pakar-pakarnya nih, kenakalan remaja itu bisa didefinisikan sebagai perilaku menyimpang atau tingkah laku yang tidak dapat diterima sosial sampai pelanggaran status hingga tindak kriminal. (Kartono, 2003).
Tags: awal, bisa, blog remaja, broken home, didik, frasa, helda, kalo, kasus perceraian, Keluarga, Kenakalan Remaja, marak, nakal, narkotika, penyebab kenakalan remaja, Pergaulan Remaja, perilaku menyimpang, perspektif, poin, remaja, Remaja Hadapi Kenakalan Remaja, seks bebas, sih, tadi, tawuran, tindakan kenakalan remaja, udah
Mengapa Remaja Enggan Cerita Pada Orang Tua?
Kalau kita punya kesalahan dan orang tua kita tidak tahu-menahu, apa yang bakal kamu dan saya lakukan? Sulit pasti untuk memberitahukannya. Jika mereka tahu pasti mereka bakal marah besar, namun sebaliknya hati nurani kita pasti terganggu (jika hatimu merasa baik-baik saja, kamu patut memeriksanya!). Dalam situasi ini, saya lebih menyarankan untuk memberitahukan kesalahan yang dilakukan itu pada orang tua dahulu [jika tidak punya orang tua lagi, silahkan beri tahu pada orang yang peduli].
Awalnya, mereka mungkin akan sangat kecewa dan mungkin diikuti dengan kemarahan. Akan tetapi, yakinlah mereka tidak akan selamanya seperti itu! Kebanyakan pada akhirnya akan mencari solusi yang baik dan menerima saya dan kamu lagi.* Kejujuran pasti sangat bernilai di mata mereka!
Paparan dalam dua paragraf tadi, mungkin sangat berterima. Namun, bagaimana dengan cerita ini:
Tags: anak, anak-anak, atas, bakal, beri, cerita remaja, curhat remaja, dapat, hati nurani, helda, jika tidak, juga, kalau, kamu, karena, kecewa, kesal, komunikasi, komunikasi dengan orang tua, komunikasi dengan remaja, menyisihkan waktu bagi anak, menyisihkan waktu bagi remaja, orang tua, posisi, remaja, remaja cerita, remaja curhat, remaja curhat pada orang tua, sangat, saya, selamanya, solusi, tahu, tidak akan, waktu bagi anak, waktu bagi remaja


