Dia, Aku dan Mati
Thursday, February 5th, 2009Akhirnya, aku hanya bisa melihat gadis berusia 15 tahun itu terus mendekam di kamarku yang gelap dan bau. Tak punya kuasa untuk beranjak, namun mulutnya terus berkomat-kamit. Terhembus kata-kata seperti tikaman jarum jahit ke sela-sela kulitku.
Aku tidak ikut mati dibuatnya! Hanya tetap saja akhirnya aku merasa mati. Kau tahu bagaimana keadaan seperti itu? Kau tidak mati tapi kau mati!



