Membandingkan Diri dengan Orang Lain?

Hayo, ngaku siapa di sini yang pernah nguntit orang lain di socmed-nya such as Facebook-nya atau Twitter atau bahkan searching nama si orang lain ituh di ke Mbah Google. Kalu ada yang cerita tentang orang lain ituh – apalagi tentang gosip-gosip miring – kita langsung excited banget dengernya. Yaa, agak gengsi juga untuk nanya-nanya tentang dia ya kan, jadinya nunggu gosip ajah. Atau, kamu terobsesi banget jadinya selalu nanya-nanyain berita terbaru orang lain itu ke sahabat kamu atau temen-temen? Hmmm…

Membandingkan diri sih sebenernya bisa memotivasi kita untuk bisa melakukan hal yang sama atau paling ngga, kita tertular semangat positif dari orang lain. Ituh namanya kagum yah. Namun, gimana kalu kamu nguntit dia terus-menerus dengan perasaan sinis dan menganggap kamu tuh bisa lebih daripada dia, itu namanya iri! Membanding diri ini memang harus hati-hati banget, karena perasaan kagum bisa berubah jadi iri.

Helda nemu quote begini nih:

Jika kamu selalu membandingkan dirimu dengan orang lain, kamu takkan pernah merasa bahwa dirimu special. ~Anonim

Bener banget! Secara Helda juga pernah koq ngalemin ‘lingkaran setan’ inih. Membandingkan diri dengan orang lain ituh nyesek banget! Egomu naik ke level paling tinggi, tapi dari sikap kamu sih sebenernya nunjukin kalu kamu ngga bisa menyambangi egomu ituh. Berikut alasan kenapa kamu sebaiknya ngga berkutat dengan rasa iri tersebut:

  • Membandingkan diri dengan orang lain dengan dasar iri hanya bikin kamu jalan di tempat. Kamu terus-terusan mengikuti dia dari belakang, kapan kamu bisa berjalan di depannya?
  • Membuang-buang waktu. Secara sadar ngga sadar, waktu kamu untuk mantau timeline dia atau bergosip tentangnya hanya buang-buang waktu saja!
  • Depresi dan ngga bisa hidup tenang. Hey, hidup ituh harusnya jangan dibikin susah! So, stop stop stop stres hanya karena kamu ngga bisa seperti dia.
  • Ngga bersyukur! Kita ciptaan Tuhan pasti punya talenta masing-masing.

 

membandingkan diri ~love rain kdrama

Ya, Hel. Gue tau membandingkan diri dengan orang lain ituh bikin gue capek sendiri. Gue sadarin itu dan gue pengen keluar! Tapi gue ngga bisa! Ntah kenapa gue terpancing untuk liat foto-fotonya, ngedengerin gosip tentang dia. Oke, bukan gue yang nyari tapi gue ngga sengaja nge-li-at-nya!

Hmmm.. Ya, Helda juga pernah dalam keadaan seperti itu. Wuih, sulit banget untuk keluar dari keingintahuan itu ya, Kawan! Tapi, teteup harus dilawan. Kita harus berusaha untuk membuang perasaan negatif dalam pikiran. Jadi, manusia bahagia itu berarti dimulai dari pikiran dulu. Semoga aja tips berikut ini ngebantu kamu yang sedang membandingkan diri dengan orang lain:

KAMU UNIK

Kita harus inget bahwa setiap orang diciptakan dengan talenta masing-masing. Setiap orang punya keunikan masing-masing. Mulai dari latar belakang, sifat, lingkungan, kemampuan sampai bentuk tubuh. Kalu kita sama semua, serem juga ngeliatnya kan?

Nobody’s perfect

Ngga ada manusia yang sempurna. So, terimalah kalu kita emang ngga bisa seperti dia. Tapi, di sisi lain kita pasti punya kelebihan kan ya? Paling ngga buat orang-orang di sekitar kita.

Berteman dengannya

Kalu dia satu sekolah atau mungkin adalah bagian dari lingkunganmu maka bertemanlah dengannya. Berteman ngga harus tiba-tiba jadi akrab tapi dimulai dari sikap menghargai. ^^

Aktif

Kalau kita punya waktu untuk ngecek-ngecek akun dia berarti kita masih punya waktu luang yang banyaaakkkk banget. So, coba deh untuk lebih aktif lagi. Lakukan apa gituh. Blogging? Why not. Aktif di berbagai kegiatan positif dan fokus pada dirimu untuk meraih cita-cita. Hal tersebut akan bikin spesial!

RENDAH HATI

Semua berawal dari sifat satu ini. RENDAH HATI akan bikin kamu ngga membandingkan diri dengan orang lain. RENDAH HATI akan bikin kamu KAGUM bukan IRI. RENDAH HATI bikin kamu jadi pribadi yang bahagia.

RENDAH HATI adalah segalanya!

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

membandingkan diri dengan orang lain, jangan membandingkan diri dengan orang lain, membandingkan manusia, sisi positif dari membandingkan diri dengan orang lain, kenapa aku selalu iri pada kelebihan orang lain, membandingkan orang lain dengan diri kita apa namanya, jangan membandingkan dengan orang lain, membandingkan kita dengan yang lain, jangan membandingkan orang, terus membandingkan diri dengan orang lain

About Remaja Helda

@Helda, 20-an, Tidak NORMAL Tapi SPESIAL. Psikolog otodidak kehidupan remaja, Full-time blogger, living from writing and sometimes speaking.
This entry was posted in Teman and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Membandingkan Diri dengan Orang Lain?

  1. Iqbal says:

    -___- duh kak aku sih bukan membandingkan dengan orang malah senengnya ngalahin orang biar lebih unggu gitu biar bisa ada yang dibanggain jhahaha~~~ /Fly away/

  2. applausr says:

    sebenarnya membandingkan orang lain itu adalah normal… hanya saja jangan sampai membuat diri menjadi rendah diri…

  3. unik dan bisa ditonjolkan. jangan unik yang malu maluin -_-

  4. Pingback: Mengubah Rasa Benci Menjadi Kasih | Teman - Blog Remaja

  5. selamat siang, semoga hari ini berhasil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>