Suka Duka Jadi Ibu (Remaja)

by Remaja Helda on January 21st, 2012
5 CommentsComments

Di postingan sebelumnya “Ibu Remaja” dan “Ibu Remaja #2“, Helda lebih menitikberatkan ke duka ibu remaja yah. Memang di post “Ibu Remaja” yang pertama Helda ada kasi solusi sedikit. Kemudian yang kedua, Helda cerita tentang perasaan agak malu ketika dikira ponakan Helda ituh anaknya Helda. Tapiii.. You know what. Kadang Helda ngerasa bangga banget ketika jalan sama ponakan. Especially-nya ketika dia ternyata bisa jaga sikap alias ngga rewel. Wuihhh… Bangga bangettt.

Hanya saja sebelum memutuskan untuk melahirkan bayi itu ngga mudah, konflik batin bahkan dengan orang lain eg. si cowok. Setelah melahirkan juga bukan serta-merta problem selesai. Seraya si anak bertumbuh juga bikin tantangan tersendiri.

:-?

Helda sendiri ngerasainnya:

  • kaya’ sekarang Helda sedang nulis artikel ini, Helda harus berhenti-berhenti karena ponakan ngegangguin terus, minta inilah itulah.
  • Helda harus belajar bersihin e*k-nya dia. Serius! Ini bukan perkara mudah buat Helda. #bukanHeldaBanget
  • sering minta ikut, ya kadang-kadang luluh juga ngebawa ponakan keluar walau akhirnya jadi repot sendiri.
  • dan lain-lain.
Ponakan Helda

Ponakan Helda

Okay… Stop mengeluh! Kamu yang sekarang mungkin adalah seorang ibu remaja atau mungkin para ibu lainnya bisa ngebaca hasil wawancara Helda via email dengan Harini Swari a.k.a Pink pemilik blog HariniSwari.com yang dulunya adalah ThePrincessPink.com. Pink akan berbagi pengalaman pahitnya yang bisa dijadikan pelajaran bagi kita, tapi tak lupa juga ngasi tips gimana sih cara merawat bayi. ^^

Harini dulunya memang MBA – married by accident, karena ngikutin arus pergaulan jaman sekarang. Namun, awalnya pacarnya ngga mau tanggung jawab dan nyuruh Pink nunggu hingga melahirkan anaknya untuk dites DNA. Pink akhirnya menikah dengan pacarnya tersebut namun hanya bertahan 3 bulan karena ternyata suaminya tetap ngga bertanggung jawab. Ngga perlu Helda sebut contohnya mungkin temen-temen bisa menebak.

Yang lebih mengenaskan lagi, setelah bercerai hak asuh Gung De (bayi Pink) jatuh ke tangan suaminya. Kebayang ngga? Anak yang udah dipertahankan untuk bisa melihat dunia akhirnya diambil orang lain?

=((

Tapi, begitu pun, Pink mencoba untuk ‘hidup normal’ kembali tanpa melupakan Gung De, begitu ucap Pink. Finally, Pink jatuh cinta lagi dengan orang yang tepat dan memulai hidup baru. Temen-temen pembaca blog HariniSwari.com pasti baca dan tetep ngeliat Pink yang ceria yah se-pink warna blog-nya. ^^

Nah, Pink bilang ngerawat bayi itu susah tapi menyenangkan. Dia kasi 5 tips ngerawat bayi lho yang bermanfaat buat ibu-ibu. Ini blog Helda jadi berubah jadi blog ibu yah, hehe. Helda ajah kaya’nya belum sanggup de ngelakuinnya.

  1. Bikin bayi senyaman mungkin. Popok jangan sampe kepenuhan, baju harus disetrika biar ngga berkuman. Mandiin dan pakein bedak biar dia merasa nyaman.
  2. Pijat bayi. Bayi akan merasa rileks dan pertumbuhannya cepat kalau tubuhnya dipijat secara rutin. Pake baby oil aja.
  3. Ciri-ciri bayi ngantuk: ngucek-ngucek mata plus rewel. Kalu uda gitu langsung tidurin. Kasi susu, atau sambil gendong plus dengerin lagu. Sebaiknya sih jangan dibiasin digendong, bakalan repot ke depannya.
  4. Rangsang pertumbuhan bayi dengan mengajak dia bermain, mendengarkan musik dan ngajak ngobrol. Kalu dia udah bisa main, kasi dia mainan. Boleh apa saja yang bersuara seperti kardus, tas plastik, dll. Biar dia ngga bosen, diputar. Tiap hari mainannya beda.
  5. Kalu bisa kasi ASI eksklusif sampai 6 bulan, pasti bayinya lebih pintar dan sehat. Keita, bayi Pink dari pernikahan kedua – ngga pernah sakit sampai sekarang, cerita Pink. Kalu di atas umur 6 bulan uda boleh mulai dikasi bubur sun, pisang, jus buah dan air putih.

Akhir kata Pink ngasi advice begini:

“Hidup itu berat tapi kalu dijalanin dengan sepenuh hati, berusaha dan berdo’a pasti terlewati.”

Yup! Ibu-ibu remaja boleh menyesal dengan perbuatan di masa lalu tapi bukan berarti nyerah kan yah? Hidup terus berjalan dan kita ngga akan tau kejutan apa yang bakal kita dapetin. Sekarang, kitanya penasaran ndak dengan kejutan itu?

;)

Semoga postingan ini bermanfaat dan bisa diambil hikmahnya. Pelajaran apa yang kamu dapetin?

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

Ibu remaja, pengalaman married by accident, harini swari, esai kenakalan remaja, HIKMAH YANG BISA DIAMBIL DARI KENAKALAN REMAJA, Kisah ibu remaja, jomblo, kenakalan remaja berpacaran indonesia, batasan ibu remaja, cerita hikmah seorang ibu

Postingan Terkait:

  1. Ibu Remaja #2
    Postingan ini Helda buat berdasarkan pengalaman Helda menjadi seorang ibu...
  2. Ibu Remaja
    Kasus pernikahan dini karena hamil di luar nikah yang diakibatkan...
  3. Liburan Sekolah, Saatnya Jadi Remaja Kreatif!
    Pengumuman kelulusan SMA katanya ditunda yah? Jadinya tanggal 15 Juni,...
  4. Dia Suka Aku Ngga Yah?
    Setelah tau “Cara Mendapat Perhatian Cowok” atau especially-nya buat cowo...
  5. Pengaruh Musik Terhadap Kecerdasan Emosional Remaja
    Kaga’ bisa hidup tanpa musik? Sah-sah saja sih. Ya, walaupun...

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Categories: Sex 'n Drugs

Comments

Feed
Trackback URL

Leave Comment

Commenting Options

Alternatively, you can create an avatar that will appear whenever you leave a comment on a Gravatar-enabled blog.

Switch to our mobile site