Pacaran Diam-Diam

by Remaja Helda on August 23rd, 2011
9 CommentsComments

Especially-nya para remaja nih, Helda yakin pasti banyak yang pernah melakukan hal yang satuh ini – pacaran diam-diam. Dengan alasan bahwa umur anak remaja tersebut belum mencukupi, ortu ngelarang buat pacaran. Akhirnya? Ya, pacaran diam-diam.

Helda mau make a confession, Helda juga pernah pacaran diam-diam dulu pas jaman sekolahan. Hehehe. *ditimpuk* *berarti selama inih di tiap artikel Helda yang ngga mendukung pacaran di usia remaja, Helda pernah juga tho*. Oke, oke, tapi Helda yakin sama temen-temen semua, jika kalian ntar menginjak usia Helda sekarang, kalian akan menyadarinya. #soktua ^^v

Back to topic, di artikel kali ini Helda bakal ngebahas 2 sisi pacaran diam-diam, ada yang boleh dan ada yang ngga. Kemudian, kita juga bakal ngebahas positif dan negatif pacaran diam-diam inih.

Helda dulu memutuskan untuk pacaran diam-diam ituh karena takut pasti ortu Helda ngga ngebolehin Helda untuk berpacaran di usia seperti ituh. Tapi, kalu boleh jujur, hati nurani Helda ituh ngga enak banget loh. Helda harus berupaya sebisa mungkin agar ngga dicurigai, merancang kebohongan yang satu yang merembet ke kebohongan yang lainnya. Pacaran diam-diam yang inih termasuk dalam pacaran diam-diam yang ngga boleh:

  • Pacaran diam-diam yang ngga boleh

Yang namanya perasaan emang ngga terduga-duga. Normal kalu kita suka sama yang ini, itu, ana, ono. ;p Namun biasanya, pandangan mengenai usia untuk merealisasikan perasaan cinta kita ituh berbeda antara kita dan ortu. Ortu mungkin ngebolehin kita untuk pacaran di usia 20-an, sementara kita di usia belasan. Kemudian, datenglah ide dari si do’i: “Gimana kalu kita pacarannya tanpa sepengetahuan ortu kita aja?” Klop dah!

Kalu saran Helda nih ya, kenapa kita harus nge-judge ortu kita ngga ngebolehin? Coba deh terbuka sama ortu. Kamu lagi suka sama ini atau itu. Tanya mereka. Oke, mungkin mereka teteup keukeh ngga ngebolehin.. Ya sutralah, terima ajah. Ngga harus semua perasaan cinta ituh diwujudkan yah? Seiring waktu berlalu, perasaan kita bisa berubah tho. Maka tepatlah kata-kata ‘cinta tidak harus memiliki’. Hehehe.

Sisi negatifnya:

Tau ndak, ketika kamu berpacaran diam-diam tanpa sepengetahuan orang yang berhak tau, kamu seperti berjalan di tempat gelap, udah gitu matanya ditutup lagi. Apalagi jaman sekarang, semua bisa terjadi kalu ngga dipantau.

Orang yang pacarannya diketahui oleh ortu ajah bisa terjadi ‘kecelakaan’, apalagi yang diam-diam. Beberapa remaja yang Helda kenal mengalami akhir yang menyedihkan lho, as example, hamil di luar nikah. Oke, ngga perlu sampe segitunya, tapi coba kulik-kulik berapa banyak kebohongan dan orang yang terlibat di dalamnya jika berpacaran diam-diam? Kalu putus ntar, mau patah hati sendirian?

  • Pacaran diam-diam yang sama dengan privasi

Ada beberapa orang yang memilih untuk merahasiakan hubungan mereka dari khalayak umum karena tidak ingin ditanyai kapan menikah atau diintervensi oleh orang lain. Ituh sah-sah saja. Tapi, teteup.. Kalu kita mulai menjalin hubungan dengan seseorang, harus diketahui oleh orang yang BERHAK tau – orang tua. Orang tua kamu dan dia.

Sisi positifnya udah Helda sebutin tadi yah. Nah, walau jenis pacaran yang satuh inih boleh dilakuin, teteup ada sisi negatifnya lho. Lebih tepatnya beberapa hal yang harus siap kita hadapi.

  • Normal banget, ketika jatuh cinta dan punya pacar, kita pengen SELURUH DUNIA tau apa yang kita rasakan. Bahkan perasaan ingin menunjukkan ke seluruh dunia ituh tetep ada ketika kita sendiri yang memilih untuk merahasiakannya. Jadiii.. Ya, siap-siap aja deh, ngga bisa PDA. ;P
  • Tingkat cemburu ituh lebih tinggi. Orang-orang kan ngga tau kalu kita lagi pacaran. Mungkin saja ada yang lain yang menyukai pacar kita atau paling ngga mendekati. Wehhh..

Segini aja dulu yah pembahasannya. Hehe. Semoga temen-temen yang sekarang sedang ingin berpacaran bisa membuat keputusan terbaik! Semangat!

Yang sekarang sedang menjalani hubungan tanpa diketahui banyak orang, selamat menjalaninya. Selamat menikmati keheningan hubungan romantis manis ajah de..

:x

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

pacaran, Pacaran diam-diam, saran untuk para remaja, pacaran diam-diam dari orang tua, pacaran diam diam, pacaran berbahaya, Ciri pacaran negatip, remaja pacaran, kata kata buat orang yang kita cintai diam diam, kenakalan remaja berpacaran

Postingan Terkait:

  1. Yakin, Udah Siap Untuk Pacaran?
    Ngeliat sepasang cowok-cewek jalan berdua, pegangan tangan dan bercanda-tawa riang...
  2. Batas-batas Pacaran
    Ada yang nanyain Helda, begini: “Kak, salah ngga sih kalu...
  3. Kapan Aku Bisa Pacaran?
    Nah, buat yang sudah memasuki masa remaja, pasti pertanyaan di...
  4. Ciri Pacaran Berbahaya & Pria Tidak Serius
    Wuih… Akhirnya, saya bisa meng-update blog remaja lagi, walaupun dibela-belain...
  5. Pacaran Beda Agama
    “Kak, menurut kakak, pacaran beda agama ituh, salah ngga sih?”...

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Categories: Cinta Remaja

Comments

Feed
Trackback URL

Leave Comment

Commenting Options

Alternatively, you can create an avatar that will appear whenever you leave a comment on a Gravatar-enabled blog.

Switch to our mobile site