Pacaran Beda Agama

by Remaja Helda on February 23rd, 2011
72 CommentsComments

“Kak, menurut kakak, pacaran beda agama ituh, salah ngga sih?” Seorang remaja belia berusia 17 tahun menanyakannya ke Helda. Kebetulan Helda bukan expert-nya dalam hal beginian, pada saat ituh Helda alihkan ke kakak yang nemenin Helda. Ada beberapa hal yang Helda dapetin dari wejangannya.

Mungkin ada temen Helda.info yang sekarang ngalamin hal yang sama. Sedang naksir seseorang yang berbeda agama? Baru pacaran dengan yang berbeda agama? Atau udah lama pacaran dengan yang beda agama? Nah, bahasan yang Helda bakal paparkan adalah dari sudut pandang Helda yah yang Helda ringkas dari si kakak tersebut.

;)

Pacaran Beda Agama

Pacaran Beda Agama

Sebelumnya temen-temen coba dulu jawab pertanyaan berikut inih:

  1. Mengapa aku bisa menyukai do’i?
  2. Apa sih tujuanku berpacaran dengan dia? Having fun, ‘jalanin aja’ atau sampai ke pelaminan?
  3. Kira-kira apa tujuan si dia berpacaran denganku yah? Having fun, ‘jalanin aja’ atau sampai ke pelaminan?
  4. Bagaimana tanggapan keluarganya?
  5. Bagaimana tanggapan keluargaku?
  6. Apa aku sanggup menerima dan mampu menyikapi perbedaan ini yah?

Setidaknya itulah beberapa pertanyaan yang harus temen-temen ajuin kepada diri sendiri dan bisa juga si do’i.

TUJUAN

Apa sih tujuan kamu berpacaran? Menurut Helda ini adalah poin pentingnya. Kalu sekadar having fun atau sekadar memuaskan hasrat masa muda untuk berpacaran. Itu terserah padamu. Tapi, jangan lupa juga loh untuk pastiin tujuan si dia juga. Kalu dia ternyata berniat serius, gimana?

TANGGAPAN KELUARGA

Gimana tanggapan keluarga kalian? Ngga dipungkiri, ketika kita mulai menjalin hubungan dengan seseorang, itu artinya kita juga harus siap menjalin hubungan dengan keluarganya.

Si gadis 17 tahun yang Helda sebutin di awal bercerita: “Dia udah cerita sama ortunya. Ortunya setuju kalau aku mau masuk ke agamanya dia. Sementara kakak-kakakku juga menentang banget.”

Nah, kamu siap untuk berganti agama jika kalian jadi nanti? Atau mau kawin lari?

Si gadis 17 tahun itu bilang: “Sejujurnya kalau disuruh untuk berganti agama, hati nuraniku berkata ‘ngga’. Aku juga kepikiran, masa aku mau meninggalkan keluargaku yang pastinya lebih lama mengenalku demi seseorang yang baru aku kenal.”

MENYIKAPI PERBEDAAN

Oke lah. Akhirnya, kalian bisa bersama (selamanya) ntah dengan cara kawin lari atau persetujuan keluarga. Namun, tetap dengan keyakinan yang berbeda. Apakah kalian sanggup menerima perbedaan tersebut?

Berikut beberapa hal yang sebaiknya kamu pikirkan:

  1. Menjalin hubungan romantis dengan seseorang yang berbeda agama ituh ibarat “memikul kuk yang tidak seimbang”. Coba bayangkan apakah nyaman jika kita memikul, misal, di sebelah kiri 1 kg sementara di sisi lain 2 kg?
  2. Kalu kata Om @gajahpesing, “Kasihan anaknya harus milih agama.” Oke, walau ortunya seagama, teteup si anak masih punya hak untuk memilih agama. Tapi, mendidik anak dengan satu cara alangkah lebih baiknya, termasuk urusan ibadah.
  3. Sudah siap untuk beribadah masing-masing? Tidak ada perasaan cemburu ketika melihat pasangan lain beribadah bersama-sama?

Khususnya untuk poin ke-3. Pernah nonton film Cin(T)a atau kalu kata Bair ada film ‘3 Hati 2 Dunia 1 Cinta’. Helda belum nonton kedua-duanya sih. Tapi, trailer-nya Cin(T)a, pernah. Nah, Helda inget 2 pemeran tokoh utamanya Cina dan Anisa berdo’a bersama – mencampurkan do’a mereka yang seharusnya berbeda.

Helda pribadi punya satu statement begini:

Toleransi dan kompromi itu berbeda.”

Toleransi ituh menghargai agama dan kepercayaan orang lain. Tapi, tidak akan kompromi – yakni mencampur-adukkan atau melakukan apa yang seharusnya menjadi kebiasaan agama orang lain.

:D

Kaya’nya serius amat yah Helda ngebahasnya. Balik ke tujuan awal kamu berpacaran ituh, serius atau ngga. Itu tergantung pada masing-masing. Namun, ada yang mesti kamu antisipasi:

Cinta itu bertumbuh karena dipupuk. Bisa saja awalnya kamu bilang: “Ah, ngga apa-apa. Ini cuma pacaran. Apa salahnya?” Kita ngga tau pasti apa yang akan terjadi ke depannya. Bisa aja kamu semakin dan semakin cinta. Kalau cinta sudah berbicara, apa mau dikata?

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

pacaran beda agama, cinta beda agama, pacaran beda agama menurut islam, hubungan beda agama, cerpen cinta beda agama, perbedaan agama, pacar beda agama, Beda agama, cerpen agama, pacaran

Postingan Terkait:

  1. Papa dan Mama Beda Pendapat
    Pernah ngga sih temen-temen ngalamin situasi ketika ortu kita berbeda...
  2. Batas-batas Pacaran
    Ada yang nanyain Helda, begini: “Kak, salah ngga sih kalu...
  3. Yakin, Udah Siap Untuk Pacaran?
    Ngeliat sepasang cowok-cewek jalan berdua, pegangan tangan dan bercanda-tawa riang...
  4. Ciri Pacaran Berbahaya & Pria Tidak Serius
    Wuih… Akhirnya, saya bisa meng-update blog remaja lagi, walaupun dibela-belain...
  5. Pacaran Diam-Diam
    Especially-nya para remaja nih, Helda yakin pasti banyak yang pernah...

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Categories: Cinta Remaja

Comments

Feed
Trackback URL

  • Stephanie

    2 kali aku pacaran beda agama….
    masing2 hampir 3 taun…
    and sad ending -__-.
    aku kapoook….beneran…
    dont try guys….
    ^^


    • fauzi

      jodoh itu ditangan Tuhan,pasti Tuhan mengisyaratkan hal tertentu ketika kita dipertemukan dengan seseorang yang kita cintai yang berbeda.

      ketika kita bisa lolos dari ujian-NYA , maka kita akan dipilihkan jodoh yang lebih baik buat kita.


  • fauzi

    ini seperti yang aku alami sekarang, dimana semakin lama banyak pihak yang tidak setuju dari kedua belah pihak. Sejak awal, hati kecilku jg membisikkan kalo ini tak kan pernah bisa, meskipun dari pihak cewek sampai pindah agama. lagipula ngapain kita bersatu,kalo membuat orang lain sedih dan kecewa.

    yang paling buat aku sedih adalah typical pacarku sekarang adalah typical yang aku cari selama 5 tahun pencarian.
    urusan cinta itu complicated. jgn pernah mencoba kalo kamu belum siap merasakan pahitnya cinta.

    buat aku, cinta itu harus memiliki.


  • faisal

    ini gue banget. Helda kita satu perjuangan :D


  • meita

    aq jg ngalaminnya ..
    dah 2 tahun aq pcaran ..
    mkin bngung mo gmna kedepannya .

  • menrurut gue,,Tuhan i2 Satu,,!
    cm Kita aja yg gag sama,,,,
    jadi kalo kita sama2 yakin,,,pasti ada jalan buat Kita


  • anggrey

    aq juga ngalamin in …….
    rasax kayak mikul beban berat, tapi mo gimana lagi nmax cinta, mata jdi buta ……
    gelappp ………

    hx wktu yg bisa menjwb.


  • pemburu syi'ah

    ckckcck…………

    ini nih, akibat tipu daya syetan…..

    Yang Bathil (rusak) dijadikan indah (menyenangkan)………

    Hanya org Bodoh saja yg mengorbankan 99 kenikmatan yg KEKAL di akherat kelak hanya utk mendapatkan 1 kenikmatan SEMU…..

    Lagipula kalaupun dijalanin apa iya ngejamin bakal awet……??

    Udah, tinggalin Budaya Tolol yg namanya Pacaran…..krn itu cuman pembenaran bagi org yg kerdil jiwa dan akalnya…….

Leave Comment

Commenting Options

Alternatively, you can create an avatar that will appear whenever you leave a comment on a Gravatar-enabled blog.

Switch to our mobile site