Ibu Remaja
Kasus pernikahan dini karena hamil di luar nikah yang diakibatkan oleh seks bebas di kalangan remaja, tak luput meningkatkan jumlah ibu remaja. *halah bahasanya*. Yang pasti diacungkan jempol buat ibu-ibu remaja tersebut. Kenapa? Yah, walau mereka telah melakukan kesalahan, mereka mau bertanggung jawab atas apa yang telah dia lakukan – mengurus anaknya daripada melakukan aborsi.
Tapi, masalah pasti akan tetep ada walau seorang remaja yang hamil di luar nikah mau bertanggung jawab atas anak yang dia kandung.
-
Mengurus anak
Mengurus anak itu ngga mudah lho. Di awal-awal, wah, bayinya masih lucu-lucunya. 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan berlalu. Si bayi masih gampang diurus. Kerjaannya ceman tidur, kalu nangis palingan karena haus, ngantuk atau terganggu. Namun, seraya si bayi bertumbuh, as example mulai merangkak dan berjalan berpegangan, wuih.. Barulah terasa gimana beratnya jadi seorang ibu. Si ibu remaja harus memasak, membereskan rumah, sementara si anak lasak ke sana kemari.
Cara mengatasinya:
Kalau kamu setiap hari merasa kerepotan karena tangisan anakmu sementara harus menyelesaikan pekerjaan di rumah, coba deh tips ini. Bangun pagi jam 5 sebelum si anak bangun, selesaikan semuanya. Alhasil, kamu bisa punya waktu yang sangaaaat banyak bersama anakmu. Ngga perlu kuatir kan anaknya kenapa-kenapa karena kamu bisa memantau.
![]()
-
Jiwa Muda
Ngga dipungkiri, yang namanya usia mah ngga akan nipu. Udah punya anak, tapi teteup yah jiwa muda itu masih keliatan. Bapak-bapak atau ibu-ibu yang umurnya cocok punya anak ajah banyak yang berjiwa muda ;p. Masih berhubungan dengan poin pertama. Karena masih berusia remaja, ngga dipungkirilah kalu mengurus anak itu mengurangi kebebasan yang seharusnya bisa dirasakan di usia mereka.
Cara mengatasinya:
Ibu remaja yang paling tulus sekalipun terkadang merasakan tekanan ‘jiwa muda’ ini. Tapi, itulah konsekuensi dari perbuatan di masa lalu – yang harus dicamkan baik-baik. Sekarang ibu remaja sudah memiliki tanggung jawab, so say bubye aja de dengan kebiasaan sebelum jadi ibu.
![]()
-
Lelaki
Jangan mengira mereka yang menjadi ibu remaja bakalan trauma sama yang namanya lelaki. Oke, mereka mungkin saja membenci lelaki yang menyebabkan mereka hamil (khususnya yang tidak ditanggungjawabin sama tuh cowok). Tapi, ngga menutup kemungkinan mereka jatuh cinta pada lelaki. Kenapa? Especially-nya dia udah punya anak tanpa suami, kemungkinan besar dia mendambakan sosok kekasih/suami, seperti keluarga-keluarga lainnya.
Di usia yang masih remaja, walau udah punya anak. Lebih baik tunda dulu de untuk punya kekasih/suami. Lagian, logika aja de, jaranglah dan hampir ngga ada cowok [sebaya]-mu yang mau sama seorang perempuan yang udah punya anak. Berat tanggung jawabnya!
![]()
Kalau pun ada yang menunjukkan sinyal, ngga perlu ditanggepin serius. Agak sedikit berprasangka: Menurut Helda cowok-cowok yang nunjukin sinyal ituh cuman mau have fun doang, nganggep kamu ‘bisa’ niy (secara gitu yah, si ibu remaja bisa punya anak ya karena pergaulan bebas, pastinya ni cewek ngga beres).
Cara mengatasinya:
Mening kamu fokus ke anak dulu, urus dia baik-baik, tunjukkan kalu dirimu adalah ibu yang bertanggung jawab. Helda yakin suatu saat di saat yang tepat, kamu bakal direspek lagi dan ngedapetin yang terbaik.
![]()
Sebenernya sih, cara mengatasi yang paling ampuh agar kita ngga merasakan ketiga poin yang Helda sebutin di atas adalah – KATAKAN TIDAK PADA SEKS BEBAS. Jadi, buat temen-temen yang ngga mau merasakan tekanan yang dialami oleh seorang ibu remaja, ya jangan mau having sex although with contraception. Gals, coba baca dan renungkan artikel-artikel berikut ini:
- Mencegah Akibat Seks atau Mencegah Seks Bebas?
- Lumrahkah Seks Pranikah?
- Pelecehan Seksual Terhadap Gadis Remaja
Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:
sek bebas, cara mengatasi kehamilan dini, makalah pernikahan usia dini, seks bebas, kehamilan usia dini, cara mengatasi pernikahan dini, Seks, makalah tentang pernikahan dini, hubungan antara pergaulan bebas dengan hamil usia mudah, makalah pernikahan diniPostingan Terkait:
- Ibu Remaja #2
Postingan ini Helda buat berdasarkan pengalaman Helda menjadi seorang ibu... - Sudah Tau Seks, Tapi Kok Bisa Hamil?
Sampai sekarang Helda masih bingung dan ngga habis pikir kenapa... - Kenakalan Remaja
Setelah kita kemarin cerita soal pelecehan seksual terhadap remaja, ngga... - Suka Duka Jadi Ibu (Remaja)
Di postingan sebelumnya “Ibu Remaja” dan “Ibu Remaja #2“, Helda... - Tes Keperawanan Cegah Seks Bebas?
Temen-temen pastinya udah pada denger, tonton dan baca berita tentang...
Tags: aborsi, ajah, artikel hamil muda, atas, bahaya seks bebas, bapak, bisa, coba, cocok, halah, hamil di luar nikah, hamil usia dini, ibu muda, ibu remaja, jempol, kamu, karena, kebebasan, kemari, lalu, masalah ibu remaja, mau, menjadi ibu di usia remaja, pasti, pekerjaan di rumah, pernikahan dini, poin, seka, seks bebas, seks bebas di kalangan remaja, setiap hari, tekanan jiwa, udah, usia, yah
Categories:
Sex 'n Drugs



@helgaindra
keibuan banget nih postingannya
kak helda udah jadi ibu ya?
Remaja Helda
Thanks a lot, Helga.
Waaa.. XD Helda belum jd ibu. Tapi, sayah punya orang-orang di sekitar Helda yang udah jd ibu di usia remaja.
Itik Bali
Ada enaknya ada enggaknya jadi ibu muda
enaknya kalo kita punya anak, di usia produktif anak udah besar
gak enaknya, apa ya?? belon tahu..he..he
andi sakab
hehe banyak yang ketakutan menjadi ibu remaja memang. tapi kadang pengaruh pergaulan yang bebas membuat remaja banyak lupanya
nadia
pengen jadi ibukah kakak?

emang sekarang lagi musim yahh…
mungkin bisa dibilang tren
Darin
Dan saya pernah baca, makin muda ibunya, bakal makin cerah masa depan anaknya. Hmm, kalau dilihat dari artikel di atas, memang relevan ya
phiy
yeah. Say no to free sex, baby!

Ga ada manfaatnya, bahayanya banyak, rempong pula kalo hamil. Belum lagi dosanya. Haaah.. ga enak deh
arif
setuju. melakukan hubungan sex setelah ijabkabul aja. halal semuanya dan insyaallah berpahala. daripada melakukan hubungan sex padahal belum ada ijabkabul….dosa semua! kebanyakan yg sy temui adalah mereka-mereka yg melakukan hub seks sebelum nikah trus si cewek hamil….bagi cowok yg bertanggungjawab akan menikahi si cewek..nah yg menjadi masalah adalah mereka langsung menikah sebelum si cewek melahirkan bayinya dan celakanya lagi ada penghulu yg menikahkan mereka! padahal pernikahan seperti ini jelas jelas tidak syah dan harus menikah ulang setelah bayi mereka lahir atau si cewek sudah lewat masa idahnya…..
Java Networking
wah jangan di biasakan seperti inni karena tidak baik jika tiap tahun begini terus
marsilea
bener banget ni artikel. saya ibu muda, 19 tahun, emang rempong banget ngurus anak. huhuhu
nurul
iya,, makanya,,, wat para remaje hati2 yaw cara berpacarannya,, haruz bisa jaga diri,, jangan kebobolan…
Rani Fitriani
Dan saya pernah baca, makin muda ibunya, bakal makin cerah masa depan anaknya.
Ibu Remaja #2 - Sex 'n Drugs | Blog Helda Remaja Indonesia
[...] mempertahankan bayi yang dia kandung. Eniwei, temen-temen bisa baca dulu artikel Helda berjudul ‘Ibu Remaja’, mungkin ada ibu remaja yang ngebaca posting [...]
I Support!
Cuap Paling Baru!
Komentar Baru
Rubrik
Archives
Supporter
Informasi Beasiswa
Hosting Murah Blogger Indonesia
Switch to our mobile site