Ibu Remaja

by Remaja Helda on December 22nd, 2010
13 CommentsComments

Kasus pernikahan dini karena hamil di luar nikah yang diakibatkan oleh seks bebas di kalangan remaja, tak luput meningkatkan jumlah ibu remaja. *halah bahasanya*. Yang pasti diacungkan jempol buat ibu-ibu remaja tersebut. Kenapa? Yah, walau mereka telah melakukan kesalahan, mereka mau bertanggung jawab atas apa yang telah dia lakukan – mengurus anaknya daripada melakukan aborsi.

Tapi, masalah pasti akan tetep ada walau seorang remaja yang hamil di luar nikah mau bertanggung jawab atas anak yang dia kandung.

Ibu Remaja

Ibu Remaja

  • Mengurus anak

Mengurus anak itu ngga mudah lho. Di awal-awal, wah, bayinya masih lucu-lucunya. 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan berlalu. Si bayi masih gampang diurus. Kerjaannya ceman tidur, kalu nangis palingan karena haus, ngantuk atau terganggu. Namun, seraya si bayi bertumbuh, as example mulai merangkak dan berjalan berpegangan, wuih.. Barulah terasa gimana beratnya jadi seorang ibu. Si ibu remaja harus memasak, membereskan rumah, sementara si anak lasak ke sana kemari.

Cara mengatasinya:

Kalau kamu setiap hari merasa kerepotan karena tangisan anakmu sementara harus menyelesaikan pekerjaan di rumah, coba deh tips ini. Bangun pagi jam 5 sebelum si anak bangun, selesaikan semuanya. Alhasil, kamu bisa punya waktu yang sangaaaat banyak bersama anakmu. Ngga perlu kuatir kan anaknya kenapa-kenapa karena kamu bisa memantau.

:)

  • Jiwa Muda

Ngga dipungkiri, yang namanya usia mah ngga akan nipu. Udah punya anak, tapi teteup yah jiwa muda itu masih keliatan. Bapak-bapak atau ibu-ibu yang umurnya cocok punya anak ajah banyak yang berjiwa muda ;p. Masih berhubungan dengan poin pertama. Karena masih berusia remaja, ngga dipungkirilah kalu mengurus anak itu mengurangi kebebasan yang seharusnya bisa dirasakan di usia mereka.

Cara mengatasinya:

Ibu remaja yang paling tulus sekalipun terkadang merasakan tekanan ‘jiwa muda’ ini. Tapi, itulah konsekuensi dari perbuatan di masa lalu – yang harus dicamkan baik-baik. Sekarang ibu remaja sudah memiliki tanggung jawab, so say bubye aja de dengan kebiasaan sebelum jadi ibu.

:-h

  • Lelaki

Jangan mengira mereka yang menjadi ibu remaja bakalan trauma sama yang namanya lelaki. Oke, mereka mungkin saja membenci lelaki yang menyebabkan mereka hamil (khususnya yang tidak ditanggungjawabin sama tuh cowok). Tapi, ngga menutup kemungkinan mereka jatuh cinta pada lelaki. Kenapa? Especially-nya dia udah punya anak tanpa suami, kemungkinan besar dia mendambakan sosok kekasih/suami, seperti keluarga-keluarga lainnya.

Di usia yang masih remaja, walau udah punya anak. Lebih baik tunda dulu de untuk punya kekasih/suami. Lagian, logika aja de, jaranglah dan hampir ngga ada cowok [sebaya]-mu yang mau sama seorang perempuan yang udah punya anak. Berat tanggung jawabnya!

/:)

Kalau pun ada yang menunjukkan sinyal, ngga perlu ditanggepin serius. Agak sedikit berprasangka: Menurut Helda cowok-cowok yang nunjukin sinyal ituh cuman mau have fun doang, nganggep kamu ‘bisa’ niy (secara gitu yah, si ibu remaja bisa punya anak ya karena pergaulan bebas, pastinya ni cewek ngga beres).

Cara mengatasinya:

Mening kamu fokus ke anak dulu, urus dia baik-baik, tunjukkan kalu dirimu adalah ibu yang bertanggung jawab. Helda yakin suatu saat di saat yang tepat, kamu bakal direspek lagi dan ngedapetin yang terbaik.

:x

Sebenernya sih, cara mengatasi yang paling ampuh agar kita ngga merasakan ketiga poin yang Helda sebutin di atas adalah – KATAKAN TIDAK PADA SEKS BEBAS. Jadi, buat temen-temen yang ngga mau merasakan tekanan yang dialami oleh seorang ibu remaja, ya jangan mau having sex although with contraception. Gals, coba baca dan renungkan artikel-artikel berikut ini:

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

sek bebas, cara mengatasi kehamilan dini, makalah pernikahan usia dini, seks bebas, kehamilan usia dini, cara mengatasi pernikahan dini, Seks, makalah tentang pernikahan dini, hubungan antara pergaulan bebas dengan hamil usia mudah, makalah pernikahan dini

Postingan Terkait:

  1. Ibu Remaja #2
    Postingan ini Helda buat berdasarkan pengalaman Helda menjadi seorang ibu...
  2. Sudah Tau Seks, Tapi Kok Bisa Hamil?
    Sampai sekarang Helda masih bingung dan ngga habis pikir kenapa...
  3. Kenakalan Remaja
    Setelah kita kemarin cerita soal pelecehan seksual terhadap remaja, ngga...
  4. Suka Duka Jadi Ibu (Remaja)
    Di postingan sebelumnya “Ibu Remaja” dan “Ibu Remaja #2“, Helda...
  5. Tes Keperawanan Cegah Seks Bebas?
    Temen-temen pastinya udah pada denger, tonton dan baca berita tentang...

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Categories: Sex 'n Drugs

Comments

Feed
Trackback URL

Leave Comment

Commenting Options

Alternatively, you can create an avatar that will appear whenever you leave a comment on a Gravatar-enabled blog.

Switch to our mobile site