Kasus Perceraian dalam Keluarga

by Remaja Helda on May 26th, 2009
17 CommentsComments

Akhir-akhir ini berita seleb yang paling hot adalah soal perceraian. Mulai dari kasus gugatan cerai antara artis Julia Perez dan Damien Perez, Glenn dan Dewi Sandra, artis Cintami Atmanegara dan Bayu, serta Helmy Yahya dan istri – Harfansy Yahya.

Sebenarnya bukan akhir-akhir ini saja sih, emang dari dulu kale! Udah biasa! Dan bahkan dijadikan sebagai bahan pembelajaran. Iya, bahan pembelajaran tapi kaga pernah pinter-pinter mereka. Hihi. Oya, sampai-sampai di beberapa situs, dibuat polling “duda keren”. Kalo menurut Helda sendiri mereka ngga keren!

:D (Keras banget nih Ibu Guru Helda).

Nah, kalo kata artis-artis yang bercerai itu kan: perceraian mereka dianggap sebagai “bahan pembelajaran”. Yuk, kita jadikan sebagai bahan pembelajaran tapi tidak pada saat sudah menikah!

[-X

Coba perhatikan yang saya cetak tebal barusan: “tapi tidak pada saat sudah menikah!”. Ini dia, sering kali atau menurut pandangan Helda aja deh, para artis yang bercerai itu pada saat setelah menikah baru belajar mengenal pasangannya. Makanya, ngga jarang kata-kata yang mereka ucapkan ketika bercerai: “Kita ternyata ngga cocok.” (Makanya baca dong artikel blog remaja: “Tanda Pria/Cowok yang Serius”. Hihi.)

Padahal semestinya, dia mempelajari karakter teman hidupnya tersebut pada saat sebelum menikah. Bukankah pernikahan adalah sakral adanya, bukan bahan percobaan?! (Helda yang masih remaja aja tau)

:-?

Tapi kan, Hel, sering juga seseorang tau gimana aslinya pasangan dia setelah menikah?

Yup! Helda ngga pungkiri itu. Namun, hal tersebut bisa disamakan seperti berikut: biasanya semakin sering kita bertemu atau tinggal bersama dengan seseorang, muncullah dirinya yang sebenarnya – katakanlah pasti kita tidak akan pernah tidak ‘bermasalah’ dengan teman kita itu.

Nah, karena itu, ketika seseorang mengambil keputusan untuk menikah, berarti dia siap menerima konsekuensi yang ada. Jangan hanya yang enak-enaknya aja yang dibayangin dong. Tetapi, harus punya KOMITMEN!

Oke. Untuk lebih jelasnya tentang membina keluarga bahagia agar tidak terjadi perceraian seperti artis-artis kita itu, apa-apa saja penyebab perceraian dan bagaimana mengatasinya, serta problem-problem remaja dalam keluarga, bakal kita bahas di postingan selanjutnya – khususnya di bulan Juni nanti. Kita bakal kupas tuntas!

By the way, senang sekali blog remaja akhirnya kembali lagi. Tetep dekat-dekat dengan blog remaja yah. Trim’s.

;)

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

contoh kasus perceraian, kasus perceraian di indonesia, kasus dalam keluarga, kasus perceraian artis, kasus perceraian, kasus-kasus dalam keluarga, contoh kasus perceraian di indonesia, perceraian DALAM RUMAH TANGGA, kasus dalam rumah tangga, perceraian dalam keluarga

Postingan Terkait:

  1. Makan Bersama Keluarga
    Beberapa hari yang lalu, saya mengintip melihat tetangga saya dari...
  2. Kejujuran dalam Berpacaran
    Bagaimana reaksi Anda ketika baru saja putus, mantan pacar Anda...
  3. Pelecehan Seksual Terhadap Gadis Remaja
    Pelecehan seksual terhadap remaja, sebenarnya apa aja sih yang termasuk...
  4. Kenakalan Remaja
    Setelah kita kemarin cerita soal pelecehan seksual terhadap remaja, ngga...
  5. Ciri Pacaran Berbahaya & Pria Tidak Serius
    Wuih… Akhirnya, saya bisa meng-update blog remaja lagi, walaupun dibela-belain...

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Categories: Keluarga

Comments

Feed
Trackback URL

Leave Comment

Commenting Options

Alternatively, you can create an avatar that will appear whenever you leave a comment on a Gravatar-enabled blog.

Switch to our mobile site