Kasus Perceraian dalam Keluarga
Akhir-akhir ini berita seleb yang paling hot adalah soal perceraian. Mulai dari kasus gugatan cerai antara artis Julia Perez dan Damien Perez, Glenn dan Dewi Sandra, artis Cintami Atmanegara dan Bayu, serta Helmy Yahya dan istri - Harfansy Yahya.
Sebenarnya bukan akhir-akhir ini saja sih, emang dari dulu kale! Udah biasa! Dan bahkan dijadikan sebagai bahan pembelajaran. Iya, bahan pembelajaran tapi kaga pernah pinter-pinter mereka. Hihi. Oya, sampai-sampai di beberapa situs, dibuat polling “duda keren”. Kalo menurut Helda sendiri mereka ngga keren!
(Keras banget nih Ibu Guru Helda).
Nah, kalo kata artis-artis yang bercerai itu kan: perceraian mereka dianggap sebagai “bahan pembelajaran”. Yuk, kita jadikan sebagai bahan pembelajaran tapi tidak pada saat sudah menikah!
![]()
Coba perhatikan yang saya cetak tebal barusan: “tapi tidak pada saat sudah menikah!”. Ini dia, sering kali atau menurut pandangan Helda aja deh, para artis yang bercerai itu pada saat setelah menikah baru belajar mengenal pasangannya. Makanya, ngga jarang kata-kata yang mereka ucapkan ketika bercerai: “Kita ternyata ngga cocok.” (Makanya baca dong artikel blog remaja: “Tanda Pria/Cowok yang Serius”. Hihi.)
Padahal semestinya, dia mempelajari karakter teman hidupnya tersebut pada saat sebelum menikah. Bukankah pernikahan adalah sakral adanya, bukan bahan percobaan?! (Helda yang masih remaja aja tau)
![]()
Tapi kan, Hel, sering juga seseorang tau gimana aslinya pasangan dia setelah menikah?
Yup! Helda ngga pungkiri itu. Namun, hal tersebut bisa disamakan seperti berikut: biasanya semakin sering kita bertemu atau tinggal bersama dengan seseorang, muncullah dirinya yang sebenarnya - katakanlah pasti kita tidak akan pernah tidak ‘bermasalah’ dengan teman kita itu.
Nah, karena itu, ketika seseorang mengambil keputusan untuk menikah, berarti dia siap menerima konsekuensi yang ada. Jangan hanya yang enak-enaknya aja yang dibayangin dong. Tetapi, harus punya KOMITMEN!
Oke. Untuk lebih jelasnya tentang membina keluarga bahagia agar tidak terjadi perceraian seperti artis-artis kita itu, apa-apa saja penyebab perceraian dan bagaimana mengatasinya, serta problem-problem remaja dalam keluarga, bakal kita bahas di postingan selanjutnya - khususnya di bulan Juni nanti. Kita bakal kupas tuntas!
By the way, senang sekali blog remaja akhirnya kembali lagi. Tetep dekat-dekat dengan blog remaja yah. Trim’s.
![]()
Postingan Terkait:
- Makan Bersama Keluarga
Beberapa hari yang lalu, saya mengintip melihat tetangga saya dari balkon warnet tempat saya bekerja. Spontan saya tersenyum melihat mereka.... - Kejujuran dalam Berpacaran
Bagaimana reaksi Anda ketika baru saja putus, mantan pacar Anda langsung punya ‘gandengan’ baru? Hmm.. Kesel juga pastinya. (Ya ea’... - Ciri Pacaran Berbahaya & Pria Tidak Serius
Wuih… Akhirnya, saya bisa meng-update blog remaja lagi, walaupun dibela-belain ngga tidur. Saat saya menulis postingan ini di MS Word,...
Tags: baru belajar, bayu, bercerai, cara membina keluarga bahagia, cocok, cowok, daftar duda keren, dewi sandra, enak, helmy yahya, istri, iya, kaga, kasus peceraian artis, kasus perceraian, kasus perceraian artis, kasus perceraian seleb, Keluarga, keluarga bahagia, keras, komitmen, menikah, oya, perceraian, perceraian artis, perceraian Helmy Yahya dan istri, perceraian keluarga, perceraian seleb, pernikahan, pinter, pria, remaja, Seleb, sering, serius




Tes komentar..

dan komitmen itu harus dijaga oleh keduanya
ga bisa kalo cuman salah satu yg tetep komit sementara pasangannya udah ga komit lagi
it takes two to tango
Wah,,, perceraian emang hanya akan membawa luka…
setuju dengan bang edy
Intinya satu …. , tidak ada kejujuran,
saya kira beberapa orang masih sok jaim ketika pacaran, menyembunyikan sifat-sifat aslinya, dan malah bertingkah sok sabar dan sok pengertian. dan ketika sudah menikah, beberapa hal yang disembunyikan mulai terlihat. saya fikir itulah sebab musabab perceraian. mungkin akan lebih baik, ketika akan melaksanakan pernikahan pasangan saling menghormati komitmen berumah tangga. saling pengertian, saya fikir itu adalah kunci utamanya
hmm… baca postingannya jadi inget janji saya ama kekasih buat selalu setia sampe kakek nenek
postingannya bagus mba…
Menjaga komitmen memang tidak gampang, jadi memang dari awal sebelum menikah harus bener2 yakin.
kalau menurut saya sih banyak juga orang indonesia gagal dalam membina rumah tangga karena menikah muda. jadi mereka belum siap jadi suami-istri. emosinya belum stabil. jadi, karena mereka buru-buru mau menikah (mungkin nafsu kali. he..3x), jdi mereka blm mengenal lebih jauh.
aminn
duh
jadi kebelet nikah nih
hehehe
kalau yang cerai aja melewati masa pacaran, gimana dulu ya?? dulu cuman kenal pas perjodohan, tapi kebanyakan langgeng tuh…
bagi orang normal, perceraian memang sangat sulit dan tidak masuk nalar, jadi disini sayang menggolongkan orang yang suka kawin cerai menjadi orang yang tidak normal, atau idiot… kekeke
Pakar cinta nih kayaknya mbak helda?
artis gampang bercerai salah satu faktornya adalah adanya harga diri yang tinggi,merasa gampang hidup sendiri karena mempunyai penghasilan besar dan tidak tergantung pada suami serta mudah mencari pengganti
[...] Hehe. Meskipun begitu, ada kalanya masalah yang kita hadapi bener-bener membuat kita stres! Contoh: kasus perceraian dalam keluarga, stres belajar, masalah telat ke sekolah karena ngga bisa mengatur waktu dan bahkan stres karena [...]
K’Helda bleh minta almt YM’a gk…? Klo bleh krim almt’a ke email aq yah, klo gk lngsung add ja, soal’a k’Helda kyk’a asiyk bwt di ajak curhat…
Tnx yah Kak
[...] orang tuanya sering bertengkar, dan bahkan bercerai. Masih ingat dengan artikel blog remaja “Penyebab Kasus Perceraian Keluarga“? Karena itu, Helda bakal menyajikan postingan berseri (kayak masakan aja [...]