Selamat Hari Buku Sedunia! Budayakan Membaca!

Selamat Hari Buku Sedunia!

Yup! Pada tanggal 23 April, setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Buku Sedunia.

Tadi baru browsing cari tahu sejarah Hari Buku Sedunia ini. Katanya tanggal 23 April itu adalah tanggal wafatnya William Shakespeare dan Miguel de Cervantes, juga tanggal lahir William Shakespeare. Sebagai bentuk penghormatan terhadap kedua orang tersebut yang berjasa di bidang penulisan, maka jadilah 23 April dinobatkan sebagai Hari Buku Sedunia.

Helda pengen cerita sedikit soal kebiasaan yang sering saya lakukan dengan buku. Kurang bagus sih sebenarnya. Kalau saya meminjam buku, pasti tidak akan pernah saya kembalikan jika tidak diminta. Hehe.

:D

Sempat cerita tentang pinjam-meminjam buku dengan seseorang. Dia bilang begini:

Orang yang mau meminjamkan bukunya pada orang lain adalah orang yang bodoh. Sementara orang yang tidak akan mengembalikan buku yang dia pinjam, dia pintar.

Berarti Helda pintar dong. Halah, narsis!

:))

Agak gimana gitu. Ngga gitu-gitu banget sih. Tapi, ada benarnya juga, dan bahkan sangat benar. Kalimat tersebut mengingatkan kita bahwa buku itu sangat berharga. Belajar tanpa buku ngga klop-lah!

Saya jadi ingat waktu duduk di bangku SMP kelas 1. Pada waktu itu, sekolah meringankan biaya dengan meniadakan pembelian buku dari sekolah dan tidak diharuskan memiliki buku. Kemudian, kami semua memakai buku dari perpustakaan sekolah. Nah, kalau sudah begitu kan, tidak mungkin buku-buku pelajaran tersebut dibawa ke rumah. Wong bukunya terbatas. Singkatnya, contoh di jam pelajaran Fisika, maka pada saat itu juga buku dibagikan, setelah selesai, dikumpulkan lagi.

Wuihh… Cape’ deh! Buku pelajaran Fisika tersebut hanya bisa dinikmati pada saat pelajaran berlangsung. Di rumah gimana? Ya, belajar tanpa buku!

#-o

Jika si siswa rajin dan kritis, pastinya dia akan berusaha untuk memiliki buku. Namun kenyataannya pasti tidak banyak siswa yang seperti itu. Oleh karena itu, siswa seharusnya digembleng untuk memiliki buku.

Dengan menggunakan buku dari sekolah bukanlah solusi yang tepat. Menurut saya, alangkah lebih baik jika setiap siswa diharuskan memiliki buku, terserah apakah itu bekas atau penerbit apa saja dan sebagainya. Yang penting bahasan yang akan dipelajari di sekolah ada dalam buku tersebut.

Tidak usahlah ganti-ganti buku setiap tahunnya. Padahal cuman halaman aja tuh yang berbeda, isinya tetap sama.

Kemudian, dengan adanya buku, semoga kita semakin rajin membaca. Seperti kata Tantowi Yahya:

Saya suka membaca, karena orang yang tidak suka membaca, biasanya orang yang tidak banyak tahu. Orang yang tidak banyak tahu biasanya adalah orang bodoh, dan orang yang bodoh sangat dekat dengan kemiskinan.

Melalui aktivitas nge-blog, kita juga sudah melakukan budaya membaca. Walau buku tidak jadi medianya.

Selamat Hari Buku Sedunia!

;)

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

Hari Buku Sedunia, hari membaca sedunia, sejarah hari buku sedunia, hari buku, hari baca sedunia, hari buku sedunia 2011, artasastra com, tema hari buku sedunia, tema hari buku sedunia 2011, perpustakaan sedunia

37 thoughts on “Selamat Hari Buku Sedunia! Budayakan Membaca!

  1. Pertamax :D
    Baru tau nih kalo hari ini adalah hari buku sedunia. Masalah budaya membaca, terus terang aja nih, saya orangnya tergolong kutu buku :) Makanya bisa pinter nulis (weleh, malah narsis). Pokoknya buku apa aja saya lahap, asalkan temanya menarik buat saya. Waktu masih kuliah, terutama di jam-jam kosong (pas ga ada mata kuliah), saya bisa ngabisin waktu ber-jam-jam di perpustakaan…hihihi

    Makanya saya jadi terpaksa punya mata empat :) Bener tuh kata Om Tantowi Yahya. Yang malas baca berpotensi untuk jadi orang miskin (itulah kesimpulannya). Setuju nggak HeLL?

  2. Ah, baru tau kalo hari ini adalah Hari Membaca Sedunia. Informatif banget nih! Helda emang top deh! ;)

    Sama dong kalo begitu. Aku juga kalo pinjem buku sama temen, jarang dikembaliin tuh kecuali kalo diminta. Hahaha… :)) *toozzz*

    Yep! Membaca bagiku ibarat makanan buat otak, meskipun sekarang perutku lagi nahan lapar, dengan membaca nggak jadi lapar lagi deh. :lol:

  3. hi-ho…
    postingannya menarik jeng… secara saya sudah kecanduan buku… semacam candu nikotin bagi smokers atau candu kafein bagi mereka yang kebagia jatah shift malam… :mrgreen:

    *jadi pengin bikin postingan soal baca-baca buku…*

  4. Wew..
    Dunia semakin berkembang..
    Membaca tidak harus dr buku..
    Bisa dr ngblog juga..
    Asal tidak salah dgn yg dibaca saja..
    Hehehe..
    Lanjotkan membacanya ya ce..
    Hehehe.. ;)

  5. dulu ingat, waktu di Medan – SMA harus punya buku yang dijual sekolah.
    nah, ada lah teman beli buku yang serupa, tapi dari Titi Gantung (dulu masih lazim tuh nyari buku disitu). Tau apa kata gurunya?

    Udah, di Titi Gantung kaw sekolah!!

  6. Mungkin karena harga produksi buku yang tidak ramah pembeli makanya budaya baca buku tidak bisa berkembang dengan cepat. bila dibandingkan dengan negara india, mereka akan memberikan potongan yang cukup besar bila produsen buku itu memproduksi / mencetak buku-buku yang digunakan di akademik. potongannya tidak hanya pada pajak, tetapi juga harga bahan baku pembuat bukutnya…..
    Salam kenal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>