Tips Melawan “Pikiran Seks”

Kemarin kita cerita
“bagaimana menanggapi pikiran seks”, hari ini kita lanjut ke episode kedua ya… Tips menampik pikiran seks! [Bukan tips seks lho]

o:-)

Oya, jawaban pertanyaan kemarin apa ya? Hehehe. Kayak guru aja si Helda ini. Jawabannya “pengendalian diri”!

Bagaimana caranya agar “pengendalian diri” ini bisa bekerja dengan baik? Apakah dengan terus dekat-dekat dengan apa yang ‘merangsang’ tetapi kita punya pengendalian diri, kita tetap bisa - terutama buat remaja?

Yuk, lanjut…

Namun, sebelumnya kita bisa menyebutkan beberapa faktor nangkring-nya fantasi seks di otak kita: ada secara tidak sengaja dan sengaja. Secara tidak sengaja, ya itu tadi di postingan saya sebelumnya, bisa saja secara tidak sengaja melihat gambar-gambar mesum itu atau juga yang secara alami terjadi tiba-tiba nongol gitu aja tuh ‘adegan seks’. Sedangkan yang kedua adalah secara disengaja, ini dia! Emang otaknya mesum!

b-(

Oke, masalah pertama adalah gambar, cerita-cerita seks atau bacaan amoral, atau bahkan video yang ‘begituan’. Ngeri lho! Pengaruhnya! Sekali dan sekilas saja kita melihatnya, gambar, video atau cerita seks tersebut bakal ‘terekam tak pernah mati’ di pikiran. Nah, kalau sudah ‘terekam tak pernah mati’ gini, mau gimana lagi, hayooo…?

Rangsangan secara alami yang senantiasa muncul bakal makin ‘berbahaya’ tentunya, bukan? Mungkin kalau kita tidak melihat ‘begituan’, ketika rangsangan ada tentunya tidak ada bahan bakarnya. Jadinya, ya.. Hanya rangsangan sesa[a]t saja dan bisa kita atasi dengan cepat!

Sayangnya, memang tidaklah ada yang tak pernah melihat ‘yang mesum-mesum’ itu, baik secara tidak sengaja maupun sengaja. Oleh karena itu, balik lagi ke “pengendalian diri” yang disebutkan di atas. Apakah kita membiarkan diri kita terbawa arus negatif tersebut? Ketika tidak sengaja melihatnya, kita malah semakin penasaran?

Kalau saya boleh bilang: Segera tutup gambar, bacaan, cerita ataupun dalam bentuk lainnya jika tiba-tiba muncul! Tips dan kuncinya adalah “lari” dan “lawan”!

Postingan ini juga berlaku buat mereka yang bisa dianggap dewasa. Sering saya dengar bahwa mereka yang telah ‘dewasa’ secara umur - jadi bukan remaja lagi, sah-sah saja untuk mengonsumsi yang namanya pornografi, hmmm… Do’akan saya mendapatkan argumen yang tepat untuk membantahnya!

;)

Postingan Terkait:

  1. Bagaimana Remaja Menanggapi Pikiran Seks?
    Beugh… Ngobrolin tentang seks emang kaga’ pernah ada habisnya! Khususnya buat para remaja nih. Ngga klop-lah kalo’ lagi ngobrol bareng...
  2. Seks Bentuk Lain!
    Ngomongin soal seks memang tak akan ada habisnya! Gimana nggak, Bo’! Ragamnya banyak. Hehe. Akan tetapi, pada saat ini saya...
  3. Lumrahkah Seks Pranikah?
    Banyak beberapa orang telah menganggap berhubungan seks sebelum menikah atau yang sering disebut sebagai seks pranikah adalah lumrah. Keperawanan maupun...
  4. Tidur Sedikit Mens Sedikit
    Bosan juga cerita cinta-cintaan mulu! Hehe (karena besok juga bakal balik ke cinta lagi). Nah, hari ini entah kenapa saya...
  5. Mengatasi Masalah Masturbasi
    Hai, semuanyaaa… Balik lagi nih ada Helda. Hehe. Okeh, to the point ajah, sesuai dengan judul postingan blog remaja, hari...
  6. Bahaya Masturbasi
    Apa ada remaja yang sedang membaca artikel blog remaja ini mengalami problem yang ada di judul atas? Ngga harus dijawab,...
  7. Tips Buat Mr & Miss Telat!
    Artikel blog remaja kali ini Helda tujukan ke mereka-mereka remaja yang suka, sering, hobi, dan kecanduan telat - termasuk Helda...


Mau dapetin tips, download dan cerita remaja terbaru dari Blog Remaja secara gratis? Masukin email, klik OK, trus cek email-mu utk aktivasi:


Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

tempat ngumpul blogger indonesia

43 Comments

Leave a Reply