Cara Mendapatkan Kebebasan dari Orang Tua

by Remaja Helda on March 7th, 2009
25 CommentsComments

Selamat berakhir pekan!

Hari ini pastinya pengen hang-out bareng teman-teman. Menikmati indahnya malam minggu sampe’ subuh tiba. Hehehehe.

Tapi, sayang, ternyata ada yang tidak menginzinkan kita untuk menikmati indahnya malam minggu? Hmmm… Siapakah dia? Siapa lagi kalau bukan si Mama dan si Papa, a.k.a orang tua kita.

#:-S

Kesel ya rasanya… (Bukan rasanya lagi pun, Hel! Beugh! Udah berkecamuk nih di dalam dada).

=))

“Mamaku itu kayak selalu menghalang-halangi aku untuk bergaul dengan teman-temanku!”

Apakah ada remaja yang berpikiran seperti itu?

*Saya memulai untuk tunjuk tangan.

Makanya dulu kalau saya mau pergi kemana-mana, alasannya itu beda dengan kenyataan. Sebenarnya apa yang akan saya lakukan tidaklah tergolong salah, namun entah kenapa takutnya aja untuk bilangnya.

Oke, salah satu faktornya kenapa kita bisa takut untuk mengungkapkan apa yang kita inginkan dan lakukan adalah kurangnya komunikasi. Pikiran kita para remaja cenderung untuk langsung men-judge negatif para orang tua.

“Mereka selalu menanyai siapa saja teman bergaulku!”

“Orang tuaku menetapkan jam malam buatku adalah jam 10. Gilak! Teman-temanku saja bisa pulang larut malam.”

“Orang tuaku selalu memperhatikan setiap gerak-gerikku. Aku kan bukan anak kecil lagi!”

Pernah berkomentar seperti di atas? Pasti! Sepertinya tidak ada titik pertemuan antara remaja dan orang tua. Ada gap atau jurang pemisah. Tetapi, pernahkah kita bertanya untuk apa sebenarnya orang tua kita berbuat seperti itu?

“Sayang”

:x

Yupz! Tidak ada orang tua yang menginginkan anak-anaknya terjerumus.

“Tapi, Helda… Mereka sungguh keterlaluan. Peraturan yang mereka buat benar-benar mengekang! Gimana dong? Aku kan juga pengen dapat kebebasan seperti anak-anak yang lain.”

Oke. Saya tidak mau cerita panjang lebar hari Sabtu ini. Hehehehe. Ketika kita membangun reputasi yang baik dengan mematuhi aturan dari orang tua, bukankah mereka akan semakin percaya pada kita? Jadi, kenapa kita tidak menaati apa kata orang tua untuk mencapai kepercayaan?

Selama kita menaati kata-kata orang tua, di situ kita juga belajar untuk memahami apa itu “kebebasan”. Kemudian, jika suatu saat kita telah diberi “kebebasan” itu oleh orang tua, kita bisa menggunakannya secara bermanfaat dan kita menjadi semakin dekat serta nyaman mengungkapkan isi hati kepada mereka.

Oya, saya pernah membaca sebuah ilustrasi di sebuah buku, katanya seperti ini:

“Menaati aturan orang tuamu seperti membayar utang di bank – semakin bisa diandalkan, semakin banyak kepercayaan yang akan kamu peroleh.”

;)

Selamat berjuang untuk mendapatkan kepercayaan mereka!

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

kebebasan remaja, kata kata untuk orang tua, kata kata kebebasan, kata kata orang tua, kata-kata untuk orang tua, kata kata buat orang tua, kata-kata kebebasan, kata-kata orang tua, pengekangan orang tua, kata kata tentang kebebasan

Postingan Terkait:

  1. Mengapa Remaja Enggan Cerita Pada Orang Tua?
    Kalau kita punya kesalahan dan orang tua kita tidak tahu-menahu,...
  2. Disiplin Orang Tua, Tegakkan!
    Sudahkah para orang tua menyadari bahwa mereka selalu menepati kata-kata...
  3. Makan Bersama Keluarga
    Beberapa hari yang lalu, saya mengintip melihat tetangga saya dari...
  4. Cara Belajar Agar Lulus UN
    Beberapa waktu lalu, saya pernah posting mengenai “Budaya Instan Lulus...
  5. Ketika Orang Tua Meninggal…
    Tersentak, terdiam tanpa kata, air mata mengalir, atau ada yang...

Tags: , , , , , , , , , , ,
Categories: Keluarga

Comments

Feed
Trackback URL
  • iya
    sebenernya mereka sayang sama anaknya
    tapi cara mereka sayang itu kadang bikin si anak jadi kesel:d

  • diriku malah dibiarkan ama ortuku hiks hiks hiks


  • GiE

    Pengekangan orang-tua terhadap anaknya itu justru bagus untuk keselamatan fisik dan psikis si anak.

    Karena kalo dibebasin tanpa pengawasan, itulah yang sangat berbahaya.

    Tapi terkadang pengekangan orang tua itu bikin kesel juga nyak,,,

    “Menaati aturan orang tuamu seperti membayar utang di bank – semakin bisa diandalkan, semakin banyak kepercayaan yang akan kamu peroleh.”

    Yep! Lagi-lagi aku setuju dengan statementmu. Kamu bisaaa aja deh ngulasnya, hel.. :p

    HIDUP REMAJA!!! HIDUP HELDA!!! *lhooo*

    :d

  • sabtu.. minggu… hari bebas tugas :-\

  • Orang tua benar2 menyayangi anak2nya lahir dan batin.
    Tapi terkadang anaknya yang ndak tau di sayang. Jangan pulang larut malam apalagi pagi entar bunting.
    Ada yg bilang…itu mah tergantung individunya, ya lebih baik antisipasi dari pada sudah terjadi baru menyadari.

  • wew..hahaha…
    aku bersyukur ortuku ga terlalu strict, dan enak diajak sharing :)


  • zee

    Hmm… waktu saya remaja, saya hanya punya jatah keluar sampai maghrib. Gpp siy, tetep saya jalani. Mgkn beda ya anak sekarang, msh smp smu jg udah pada main malam kemana-mana… :)

    Nah setelah saya kerja, saya sering clubbing sampe pulang pagi, gak masalah sama ortu. Itu memang saat yg tepat krn saya sdh dewasa dan sdh punya duit sendiri. Selama saya bs bertanggungjawab, no problem buat mereka… :)

  • asik tuh begadang sampai subuh, yah semasa muda deh kalau sudah punya buntut kayak aku gak bisa lagi:”>


  • via

    yah emang komunikasi itu yg terpenting. namun ketika komunikasi berhasil terangkai, kedua belah pihak harus saling percaya yaitu baik remaja maupun ortu.

  • Caranya….
    Tidak melebihi kebeasan yang sekarang sedang dinikmati oleh para orang tua….; mereka gak mau disaingi kan? Nah, mereka juga punya cara untuk membeaskan anaknya;

  • kalo aku malah gak direken orang tua
    :(

  • gw ga usah minta kebebasan ma ortu, tapi klo masalah satu ini,

  • Aku malah bersyukur masih ada orang tua..

    Mumpung ada, jadi mari berbakti pada orang tua

  • Yupz! Tidak ada orang tua yang menginginkan anak-anaknya terjerumus. <<< yang ini aku setuju bgt :)>-

  • wadooo kalau awaq malah dikasih keluar tuh ?
    ya secara awaq nih dah gede jadi bisa bawak diri plus bisa bela diri
    wkwkwkkw

  • yg penting kita bisa bertanggung jawab ma kebebasan yang diberikan ortu..

  • Iya^^
    Artikel bagus…
    keep going on!

  • Iya^^
    Artikel bagus…
    keep going on!

    :d:d:d:d:d:d

  • [...] oleh remaja cewek pada umumnya. Ga percaya ? Simak saja artikel-artikelnya yang membahas tentang Cara mendapatkan kebebasan dari orang tua, hingga Tips Melawan Pikiran [...]

  • cara berkomunikasi yang baik dengan orang tua gimana ya kalau orang tua nya jarang di rumah


  • viola

    yuppzzz … org tua itu melarang kita utk kebaikan kita sendiri … dan bukan berarti org tua itu tidak sayang kepada anaknya .


  • yulia sari

    pengontrolan yg dilakukan oleh orang tua pada umumnya bertujuan baik, tp banyak pula orang yg salah mengartikannya………
    (Posisikan diri anda sebagai ortu………..)


  • dytha

    sy tinggal di kalimantan, skrg udh klas 3 sma, dan rencananya sy ingin kuliah di malang dngan pertimbangan bahwa pendidikan disana jauh lebih tinggi dibandingkan disini, tapi orang tua saya kurang setuju, apalagi sy ank perempuan.. sy butuh bantuan, kira2 alasan apa yang kuat untuk mendapatkan kepercayaan dari orang tua saya? karena sy ykin sy tidak akn macem2 dsna :’( sy lg butuh support.. karena untuk memikirkan kuliah sy jd stress sndiri, sy tkut hal ini justru mngganggu konsentrasi sy menghadapi UN, , pdhl jika sy udah mengantongi kpercayaan dr orangtua untuk kuliah d malang, pasti sy akn berjuang dn tmbh smngt untuk mraih hasil maksimal.. sy mhon bntuannya y.. trmakasi..

Leave Comment

Commenting Options

Alternatively, you can create an avatar that will appear whenever you leave a comment on a Gravatar-enabled blog.

Switch to our mobile site