Seks Bentuk Lain!

by Remaja Helda on January 7th, 2009
44 CommentsComments

Ngomongin soal seks memang tak akan ada habisnya! Gimana nggak, Bo’! Ragamnya banyak. Hehe. Akan tetapi, pada saat ini saya tidak akan menyinggung soal anal seks, oral seks, atau apalah itu namanya. Sekarang saatnya untuk ‘obrolan seks’! :mrgreen:
Sering kali secara sengaja atau tidak sengaja kita tak luput dari pembicaraan yang menyerempet ke hal-hal cabul. Apakah Anda mengatakan ‘ya’? Jika iya, silahkan lanjut baca! :wink:

Sensasinya… Gimana gitu! Hehe

Jujur saya sebagai remaja juga bisa dan sering terlibat dalam obrolan-obrolan seperti ini. Bagaimana tidak? Teman-teman saya sering bercanda cabul sewaktu ngalor ngidul dan saya ada di situ. Jiwa muda saya pun ikutan keluar – tak ingin kalah. Mengeluarkan semua pengetahuan yang ada!

:oops:

Tak hanya di dunia nyata (baca: bertemu langsung), namun juga sampai di telepon dan dunia maya sebagai sarana lain. Percakapan yang mendominasi adalah mengenai seks. Sayangnya, bukannya mengenai pendidikan seks eh malah plesetannya! Istilah telepon seks (phone sex) dan cybersex pun muncul.

Ada yang menganggap konyol dan ada yang menganggap lumrah. Tetapi, lebih banyak yang menganggap lumrah! Apalagi dengan banyaknya fasilitas yang ada sewaktu chat, wuih… tidak hanya melalui teks lagi, tetapi juga bisa bercakap-cakap atau pun saling memandangi satu sama lain. Fantasi seks pun timbul!

Saya baca-baca di beberapa forum, pendapat orang-orang mengenai seks di dunia maya ini (pokoknya obrolan seks) benar-benar punya sensasi tersendiri.

Yang telah disebutkan di atas, mungkin benar-benar memikat. Bukan mungkin lagi. Sepertinya tak ada bahaya. Mungkin tak ada bahaya. Bingung saya ingin menjelaskannya sebenarnya. Saya pun antara setuju dan tidak. Namun, saya harus memilih untuk tidak setuju!

Ingat! Semua hal di atas pasti akan menimbulkan fantasi seks. Apakah pikiran kita ingin dipenuhi hal-hal sia-sia seperti itu? Bukan berarti seks adalah buruk. Namun, tidaklah berguna untuk mengisi pikiran kita dengan hal-hal cabul. Sebenarnya ketika kita melakukan aktivitas-aktivitas yang menyangkut ‘seks bentuk lain’ itu, hal tersebut sama saja dengan mengonsumsi pornografi. Seorang manusia atau mungkin hewan hanya menjadi objek seks! Tujuannya adalah hanya untuk memuaskan kebutuhan seksnya saja, begitulah kata kasarnya. Padahal pada hakikatnya seks tidak begitu.
:wink:

Yang Nyangkut dari Mesin Pencari:

Telepon seks, seks telepon, Obrolan seks, forum seks, telpon seks, telp seks, phone seks, seks di telepon, Telepon sek, crita sek

Postingan Terkait:

  1. Tips Melawan “Pikiran Seks”
    Kemarin kita cerita “bagaimana menanggapi pikiran seks”, hari ini kita...
  2. Bagaimana Remaja Menanggapi Pikiran Seks?
    Beugh… Ngobrolin tentang seks emang kaga’ pernah ada habisnya! Khususnya...
  3. Lumrahkah Seks Pranikah?
    Banyak beberapa orang telah menganggap berhubungan seks sebelum menikah atau...
  4. Bicara Seks dengan Ortu
    Zaman-zamannya dulu pas Helda masih punya Mama dan Papa, waaa.....
  5. Sudah Tau Seks, Tapi Kok Bisa Hamil?
    Sampai sekarang Helda masih bingung dan ngga habis pikir kenapa...

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Categories: Sex 'n Drugs

Comments

Feed
Trackback URL

Leave Comment

Commenting Options

Alternatively, you can create an avatar that will appear whenever you leave a comment on a Gravatar-enabled blog.

Switch to our mobile site